Beranda > tulisan lepas > Tunjangan Fungsional Guru Honorer Depag di potong???

Tunjangan Fungsional Guru Honorer Depag di potong???

Januari 26, 2010

Tunjangan fungsional (TF) untuk guru Depag di MI, MTs, dan Aliyah telah keluar, tetapi…. keluarnya tidak berbarengan. Contoh kasus KOta Madiun Jawa Timur, yang telah keluar awal bulan Desember 2009 sedang kabupaten madiun keluar akhir bulan Januari. Hal itu malah jauh beda ketika periode sebelumnya yang keluar selang 2 bulan dengan kota Madiun. Tentu saja menjadi tanda tanya sebagian para guru honorer ini yang begitu menggantungkan nasibnya pada hal kecil seperti TF ini.
Derita itu tidak berhenti sampai disitu, keadaan yang menyedihkan adlaah dipotongnya Tunjangan Fungsional yang diterima para guru honorer itu sebanyak 75.000. Tentu saja nominal 75.000 bagi para pegawai depag dan pejabat nya tidak seberapa, sedangkan untuk para guru honorer sangat besar. Apalagi ketika itu dikalikan sekian banyak guru dalam wilayah satu kabupaten udah berapa puluh juta terkumpul?? ironis sekali, pegawai depag dan pejabatnya tega memotong dana yang kecil, padahal gaji mereka melebihi Tunjangan Fungsional tersebut. Tunjangan fungsional yang diterima perbulan hanya 250.000 dibandingkan dengna gaji pegawai depag yang berkisat 3 jutaan perbulan itu. tapi rasa kemanusianaan yang lemah menjadikan seorang manusia tega memakan harta saudaranya dengan cara HARAM.

BACA ARTIKEL LAIN YANG SEJENIS Tunjangan Fungsional (TF)Guru GTT/PTT Kementrian Agama

About these ads
Kategori:tulisan lepas
  1. Anonymous
    Maret 14, 2010 pukul 9:30 am | #1

    betuuuullll….

  2. Anonymous
    Februari 11, 2010 pukul 2:37 am | #2

    teu ngartos.

Komentar ditutup.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.