PTK Akidah Aklak
Mata Pelajaran Akidah Akhlak mengandung sebagian besar materi yang bersifat abstrak (tidak nyata), sehingga siswa memerlukan daya konsentrasi yang kuat dan daya imajinasi yang bagus agar dapat memahami materi yang disampaikan guru dengan baik.
Pada usia anak MI, daya emosi anak sering sekali tidak stabil. Mereka akan mudah kehilangan konsentrasi terhadap suatu materi, akibat dari gangguan internal atau eksternal dari mereka. Oleh karena itu diperlukan metode yang tepat untuk mengajarkan materi Akidah Akhlak kepada siswa usia sekolah dasar ( SD/ MI ), sehingga mereka mudah dalam menerima pelajaran yang lebih cenderung bersifat abstrak ini.
Ini contoh PTK Akidah Aklak, untuk mendapatkan file yang lebih lengkap,
silahkan hubungi bagian pemasaran call / sms ke +6285790351119
| PENERAPAN METODE PERMAINAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AQIDAH AKHLAK MATERI ASMA’UL HUSNA PADA SISWA KELAS V MI …………
TAHUN PELAJARAN 2007/2008
KARYA ILMIAH OLEH ……………… NIP: …………….. DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN …………..
|
|
DAFTAR ISI Halaman Halaman Judul ……………………………………………………………………………………… i Halaman Pengesahan ……………………………………………………………………………………. ii Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………….. iii Abstrak ……………………………………………………………………………………………………. iv Daftar Isi …………………………………………………………………………………………………… v BAB ….. I PENDAHULUAN
BAB II KERANGKA TEORI
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN |
|
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, hanya dengan limpahan rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas penyusunan karya ilmiah dengan judul “PENERAPAN METODE PERMAINAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AQIDAH AKHLAK MATERI ASMA’UL HUSNA PADA SISWA KELAS V MI………. TAHUN PELAJARAN 2007/2008”. Penulisan karya ilmiah ini kami susun untuk dipakai dalam bacaan di perpustakaan sekolah dan dapat dipakai sebagai perbandingan dalam pembuatan karya ilmiah bagi teman sejawat juga anak didik dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan. Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya kepada:
Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu penulis harapkan. Penulis |
|
ABSTRAK ………………………., 2008. Penerapan Metode Permainan dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Aqidah Akhlak Materi Asma’ul Husna Pada Siswa Kelas V MI………. Tahun Pelajaran 2007/2008 Kata Kunci: Penerapan Metode Permainan Mata Pelajaran Akidah Akhlak mengandung sebagian besar materi yang bersifat abstrak (tidak nyata), sehingga siswa memerlukan daya konsentrasi yang kuat dan daya imajinasi yang bagus agar dapat memahami materi yang disampaikan guru dengan baik. Pada usia anak MI, daya emosi anak sering sekali tidak stabil. Mereka akan mudah kehilangan konsentrasi terhadap suatu materi, akibat dari gangguan internal atau eksternal dari mereka. Oleh karena itu diperlukan metode yang tepat untuk mengajarkan materi Akidah Akhlak kepada siswa usia sekolah dasar ( SD/ MI ), sehingga mereka mudah dalam menerima pelajaran yang lebih cenderung bersifat abstrak ini. Penerapan cara belajar aktif model permainan pada mata pelajaran Aqidah Akhlak ini mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan model belajar aktif sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk memperoleh deskripsi tentang tingkat penguasaan Materi Asma’ul Husna Siswa Kelas V MI……….. Tahun Pelajaran 2007/2008 melalui cara belajar aktif model permainan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan cara belajar aktif model permainan pada mata pelajaran Aqidah Akhlak ini bisa meningkatkan penguasaan (hafalan) Asma’ul Husna serta pemahaman makna yang terkandung di dalamnya, karena siswa akhirnya familiar dengan Lafadz-lafadz yang sering dipakai, juga familiar dengan berbagai pertanyaan yang sering didengar dan dilontarkan oleh siswa lain maupun guru. |


